Tujuan Utama Bola Basket, Induk Organisasi, dan Sejarahnya

 

Bola Basket merupakan sebuah permainan olahraga yang menggunakan bola secara kelompok dan terdiri atas 2 tim, masing-masing anggotanya terdiri dari 5 orang yang saling berlawanan dengan tujuan agar bisa mencetak poin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang lawan.

 

Permainan Bola Basket sendiri bisa di mainkan pada tempat lapangan terbuka, meskipun pada pertandingan sekelas profesional pada umumnya dilakukan pada ruangan yang sangat tertutup.

 

Untuk lapangan pertandingan bola basket yang diperlukan juga relatif tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan permainan sepakbola yang lebih membutuhkan tempat yang sangat luas. Selain itu, permainan bola basket ini lebih bersaing dalam permainannya karena tempo permainan bola basket cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan permainan olahraga bola yang lain, seperti permainan sepakbola maupun voli.

 

Tidak heran pemain bola basket fisiknya wajib kuat, karena pola permainan yang begitu sangat cepat. Jika fisik kamu tidak kuat maka tim juga akan mulai kendor dan ketika menyerang peluangnya sangat kecil sekali.

 

Olahraga Tujuan Utama Bola Basket merupakan olahraga yang sangat kompleks dalam gerakannya, yang diartikan bahwa olahraga permainan bola basket ini merupakan olahraga yang menggunakan kumpulan atau gabungan dari seluruh bagian tubuh baik dari atas bahkan sampai bawah agar permainan dapat berjalan dengan sempurna.

 

Dalam Olahraga Bola Basket, mempunyai strategi, teknik, dan skill terbilang cukup penting. Karena tanpa adanya strategi, teknik, dan skill yang baik, kemenangan dalam pertandingan Bola basket akan sulit dicapai.

 

Meskipun demikian, setiap pemain Bola Basket hendaknya paham dan sadar tujuan utama dalam permainan bola basket adalah bukan untuk mengeluarkan/memiliki strategi, teknik, skill, maupun kemenangan, melainkan tujuan utama dari permainan bola basket adalah guna memasukan bola ke keranjang lawan.

 

Induk organisasi bola basket di indonesia adalah Perbasi, Persatuan Bola Basket Indonesia atau biasa dikenal dengan Perbasi merupakan wadah resmi dalam menaungi persepakbolabesketan di tanah air. Visi misinya adalah sebagai peningkatan prestasi yang berbasis sekolah dengan merangkul semua pihak, berkompeten, dan fleksibel.

 

Perbasi dibentuk mulai 1951, di mana Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bernama Maladi meminta Tony Wen dan Wim Latumenten membentuk organisasi olahraga bola basket Indonesia. Atas inisiasi kedua tokoh tersebut, maka lembaga ini terbentuk pada 23 Oktober.

 

Pengurus PERBASI pertama yakni Tony Wen berada pada posisi ketua dengan Wim Latumeten sebagai sekretarisnya. Organisasi ini bergabung menjadi anggota KOI

Tujuan Perbasi adalah membina dan mengkoordinasi segala kegiatan bola basket di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu bergerak maju demi meningkatkan solidaritas dan meningkatkan jiwa nasionalisme tanah air.

 

Mulai tahun 1951, PERBASI mulai dikenal banyak orang karena telah berpartisipasi pada kegiatan yang bersifat nasional, regional bahkan internasional baik itu di dalam maupun di luar negeri.

 

Pembinaan PERBASI dilaksanakan melalui level organisasi vertikal. Di sana juga mulai dikenal dengan adanya Kejuaraan Nasional Bola Basket Antar Perkumpulan.

 

Perbasi juga bertujuan untuk membina para atlet dan anggota bola basket ke jenjang yang lebih tinggi baik itu di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Serta memupuk rasa persahabatan dan persaudaraan melalui olahraga ini.

 

Induk organisasi basket internasional adalah FIBA (Fédération Internationale de Basketball). FIBA merupakan badan organisasi bola basket internasional. Dimana merekalah yang menetapkan peraturan dalam permainan bola basket yang berlaku di seluruh penjuru dunia. Saat ini markasnya berada di Jenewa, Swiss.

 

FIBA mulai didirikan pada 18 Juni 1932 dengan nama Federation Internationale de Basketball Amateur. Dibentuk oleh beberapa negara seperti Argentina, Italia, Portugal, Cekoslowakia Rumania, Yunani, Latvia, dan Swiss.

 

Kejuaraan dunia pertama kali dilakukan pada tahun 1950 dan khusus tim laki-laki. Setelah itu pertandingannya diadakan setiap empat tahun.

 

Pada awalnya Fiba punya peraturan cukup unik, di mana pemain yang berkompetisi di olimpiade basket hanya level amatir. Namun semenjak 1989 aturan tersebut berubah. Player profesional juga boleh turut bermain.

 

Berkat peraturan baru itu pemain-pemain National Basketball Association (NBA) yang ada di Amerika Serikat maupun Euroleague mengerahkan yang sudah pro untuk memperkuat negaranya di olimpiade. Menjadikan banyaknya negara juga ikut berpartisipasi ke dalam liga.

 

Induk organisasi bola basket selanjutnya adalah NBA yang berbasis di Amerika dan khusus untuk pria. Dibentuk pertama kali pada tanggal 6 Juni 1946 di New York.

 

Dulunya bernama Basketball Association of America (BAA).

BAA kemudian diubah namanya menjadi National Basketball Association pada 3 Agustus 1949 karena melakukan merger dengan lembaga basket lain.

 

Tahun 2014 NBA dipimpin oleh Adam Silver menggantikan komisioner sebelumnya, David Stern yang menjabat lebih dari 30 tahun yakni semenjak 1984.

 

Dalam pembinaan pemain, NBA bekerja sama dengan badan organisasi lain yakni National Collegiate Athletic Association. NCAA memiliki wewenang dalam mengelola turnamen olahraga lingkup kampus.

 

NBA menerapkan sistem cukup unik. Di mana membagi timnya menjadi dua wilayah, yaitu Eastern Conference dan Western masing-masing 15 club. Setiap tim bermain sebanyak 82 kali pada musim gugur untuk diambil 8 regu terbaik.

 

Perbasi yaitu sebagai induk organisasi bola basket indonesia.

FIBA yaitu sebagai induk organisasi bola basket Internasional.

NBA yaitu sebagai induk organisasi bola basket Amerika khusus untuk pria.

 

Bola basket merupakan salah satu olahraga popular yang berhasil melahirkan sejumlah atlet ternama, seperti Michael Jordan, Shaquile O’Neil, ataupun Lebron James. Banyak penggemar bola basket berimpian untuk mencapai peringkat atlet profesional dan adu kemampuan dengan para atlet kelas dunia.

 

Di Indonesia, popularitas bola basket kini kembali menjadi sorotan dan mencuat di tanah air. Menyusul suksesnya Timnas Basket Indonesia dalam meraih medali emas dalam SEA Games beberapa waktu lalu serta prestasi dalam FIBA Asia Cup 2022.

 

Untuk meramaikan industri bola basket nasional dan sekaligus menyaring bakat-bakat pebasket muda yang terpendam, TNBT Corp. untuk pertama kalinya mengadakan sebuah kompetisi bola basket 2×2 dengan tajuk 2 X 2 BATTLE.

 

Pertandingan macam ini belum pernah dilakukan di Indonesia sebelumnya. Ajang bola basket 2×2 Battle akan diadakan di tiga kota (Jakarta, Bandung dan Surabaya), dan berguna untuk mencari pemain yang terbaik dari yang terbaik.

 

Dina Carol, CEO dari TNBT Corp dan Founder 2 X 2 BATTLE mengatakan, “Dengan mengadakan kompetisi 2×2 Battle, selain menjadi ajang untuk menyaring bakat-bakat basket yang masih tersembunyi di luar sana, saya harap ajang ini bisa memberi napas baru untuk cabang olahraga basket di Indonesia, sehingga bisa mempertahankan prestasi seperti yang pernah diraih Timnas Basket Indonesia saat Sea Games, bahkan melebihinya. Tak hanya itu, acara ini diharapkan membawa dampak yang berkesinambungan bagi dunia bola basket nasional dan industri turunannya yang tentu saja secara tidak langsung akan memberikan kemajuan positif baik untuk perekonomian nasional juga Kesehatan masyarakat ”

 

Berbeda dengan pertandingan bola basket resmi dimana sebuah tim terdiri dari 5 pemain, 2×2 mengadu tim yang hanya terdiri dari dua pemain. Selain lebih praktis karena tidak perlu banyak pemain untuk bertanding, 2×2 battle adalah jenis kompetisi bola basket yang paling aman dan sesuai protokol kesehatan pasca-pandemi Covid-19.

 

Event 2×2 Battle ini merupakan sebuah turnamen yang terbuka untuk para pebasket putra dan putri kategori U18 dan Open. Tim yang beruntung berkesempatan untuk menangkan total hadiah bernilai Rp. 500 juta. Angka yang menggiurkan misalnya untuk juara 1 kategori Open sendiri adalah uang tunai sebesar Rp100 juta!

 

Pebasket muda yang ingin menunjukkan bakatnya dengan cara lain bisa juga berpartisipasi dalam kompetisi lain yang masih sekitar bola basket seperti kompetisi Slam Dunk, 3 Point, Freestyle basketball, Free Style Dance Battle dan lain-lain.

 

Pebasket dengan bakat dalam hal-hal tersebut bisa memamerkan kebolehannya dengan cara berbeda dan unik. Ini akan menjadi salah satu sejarah bola basket.

 

 

Previous articleTiktok Viral dan Cara Download Musik Tiktok Terbaru
Next articleWomen Discover What Fashion Mistakes not to Make in 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here